Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Berbuat Baik Tak Pernah Menyesal

Agar dapat mengunjungi situs ini, harap matikan fitur Adblock saudara, ya!

img

♥ Bisnis Online dan Memahami Cashflow Quadrant

/
/
361 Views

Cashflow Quadrant adalah hasil pemetaan jenis orang dalam konteks pemasukan pendapatan yang digagas oleh Robert T Kiyosaki. Melalui tulisan ini kami persembahkan untuk mereka para pekerja dengan segala bidangnya, para pebisnis dengan segala bentuknya, entah bisnis online, bisnis rumahan, bisnis warung kelontongan, bisnis waralaba, keuangan dan sebagainya.

Perlu diketahui, meskipun kesemua jenis profesi itu sedang berusaha memenuhi kebutuhannya dengan sumber pemasukan yang mereka peroleh saat ini, tetapi informasi ini sangat relevan bahkan sangat penting untuk mereka. Sebab, seperti yang dituturkan Robert T Kiyosaki yang mengutip gurunya, jangan sampai seluruh hidup kita hanya dihabiskan untuk mencari uang.

Ada aspek lain yang juga ingin dipenuhi, seperti merasakan kebahagiaan di masa tua, melakukan aktifitas untuk memenuhi hobi dan seterusnya. Kesemua itu, hanya mungkin dicapai manakala pendapatan pasif kita lebih besar ketimbang pengeluaran kita. Yang dimaksud pendapatan pasif adalah pendapatan yang diperoleh tanpa harus bekerja.

Baca : Bisnis Tanpa Modal yang Mudah Dipraktekkan

Apa itu Cashflow Quadrant?

cara bisnis online dan cashflow quaddrant
cashflow quadrant

Berdasarkan gagasannya, Robert T Kiyosaki membuat dua garis kiri dan kanan seperti tanda (+) dimana pada bagian kiri ada jenis orang “E” (employe) dan “S” (Self Employed) dan pada bagian kanan ada “B” (Business Owner) dan “I” (Investor). Pemetaan ini adalah cara yang dicapture oleh Kiyosaki dari orang-orang yang mendapatkan pemasukan dari quadrant masing-masing.

Artinya, orang “E” memiliki pemasukan dari pekerjaannya di suatu perusahaan atau instansi. Orang “S” memiliki pemasukan dari pekerjaan lepasnya, maksudnya dia bekerja secara mandiri semisal sebagai konsultan, pengacara dan lain-lain. Orang “B” memiliki pemasukan dari bisnisnya, ini berarti ia mendapatkan uang dari tenaga orang lain. Sementara orang “I” memiliki pemasukan dari investasinya. Itulah yang disebut Cashflow Quadrant.

Bisnis Online untuk Kebebasan Finansial

cara bisnis online bagi pemula
bisnis online

Dari mana pun arus kas kita saat ini, satu hal yang mesti kita sadari, yaitu apakah pemasukan tersebut akan berhasil menuju kebebasan finansial atau tidak? Ingat, yang dimaksud kebebasan finansial adalah pemasukan pasif anda lebih besar dari biaya hidup anda. Tapi sebelumnya kami ingin bertanya, apakah anda menginginkan kebebasan finansial? Jika tidak, jangan lanjutkan membaca.

READ  ♥ Cara Bisnis Online Bagi Pemula [Ampuh]

Bisnis apa pun yang sedang anda jalani toh intinya untuk cari uang kan? Apa jadinya jika anda berbisnis tetapi penghasilan anda selalu tidak cukup untuk menutupi kebutuhan anda. Maka dari itu, luruskan paradigma bahwa uang sangat penting meskipun hidup bukan untuk mencari uang semata.

Nah, untuk menuju kebebasan finansial anda harus mengenali di quadrant mana anda berada? Menurut Kiyosaki, kebebasan finansial itu hanya mungkin bisa didapat jika anda berada di quadaran kanan, artinya Business Owner dan Investor. Adapun quadrant kiri, paling banter anda hanya bisa menjadi jutawan, bukan makmur finansial.

Jika kebetulan anda bergelut di bisnis online, anda harus perhatikan apakah bisnis online yang selama ini anda lakukan berada di quadrant “S” atau “B”? Jika ternyata bisnis online anda berda di “S” berarti anda masih sulit menjadi hartawan yang bebas finansial. Tetapi jika bisnis online anda berada di “B” berarti setahap lagi anda beralih quadran. Lanjutkan membaca!

Bisnis Online dan Karakteristik Quadrant

cara bisnis online dan cashflow quaddrant
cashflow quadrant

Menurut Kiyosaki yang mereferensi pada ayah kaya (ayah angkat), untuk mengetahui quadrant seseorang dapat melalui kata-kata. Contohnya sebagai berikut:
Quadrant “E” mungkin akan berkata : “saya mencari pekerjaan yang aman dan menjamin dengan bayaran tinggi dan tunjangan bagus”

Quadrant “S” mungkin akan berkata : “Tarif saya sekian juta per jam” atau tarif komisi normal saya sekian persen dari nilai total” atau “saya sepertinya tak bisa menemukan orang yang bisa diajak kerjasama untuk tugas ini dengan baik dan benar” atau “saya menggunakan 20 jam tenaga saya dalam proyek ini”

Quadrant “B” mungkin akan berkata : “saya mencari presiden baru untuk menjalankan perusahaan saya” sementara orang di Quadrant “I” mungkin akan berkata “apakah cashflow saya berdasarkan tingkat laba internal atau laba neto?”

READ  1001- Bisnis Tanpa Modal yang Mudah Dipraktekkan, Laris, Untung Besar

Itulah kata-kata yang mencirikan berada di quadrant mana seseorang. Hemat kami, di mana pun quadrant anda berada, sepatutnya anda mulai merenungkan beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi di masa depan. Entah itu kesehatan yang suatu waktu menurun, sekolah anak-anak, kebutuhan dadakan dan sebagainya yang membutuhkan uang saat itu.

Dengan perenungan itu, bukan saja anda akan meningkatkan produktifitas kerja anda tetapi anda pun akan berkenan untuk pindah quadrant. Hal ini dilakukan agar anda terbiasa dengan quadrant yang anda inginkan sehingga cashflow anda pun akan berubah. Pun dengan anda yang saat ini sedang menjalani bisnis, apakah akan di situ situ saja atau akan diarahkan pada quadrant yang lebih baik.

Bisnis online misalnya, apakah saat ini anda seorang self employed atau business owner yang sudah mempekerjakan orang lain. Nampaknya tidak sedikit para pebisnis online baik berupa penjualan peroduk atau publisher adsense dan sejenisnya yang tidak menyadari kalau selama ini mereka berada di quadrant self employed.

Artinya, mereka bekerja sendiri untuk mendapatkan pemasukan tetapi jika mereka lembur, pendapatan pun tak mereka dapatkan atau setidaknya menurun. Nah cobalah anda bergeser sedikit ke business owner, mungkin anda bisa menggunakan tenaga orang lain untuk pemasukan anda. Meskipun mungkin akan lebih kecil pendapatan yang anda peroleh, tetapi seiring berjalannya waktu asset anda akan bertambah.

Baca : Bisnis Tanpa Modal yang Mudah Dipraktekkan

Cara Bisnis Online untuk Mencapai Quadrant “I”

cara bisnis online bagi pemula
bisnis online

Sekali lagi, siapa pun anda baik cashflow anda berada di quadrant “E” atau “S”, anda bisa berpindah quadrant untuk mencapai kebebasan finansial. Jika saat ini anda seorang pekerja lepas alias self employed, berarti sekarang anda harus mulai membangun bisnis sendiri dengan mempekerjakan orang lain.

Jika saat ini anda sedang menjalani bisnis (business owner) semisal bisnis online anda tak perlu meninggalkan ini. artinya ketika ingin pindah ke quadrant “I” anda cukup membuat kebiasaan baru saja yaitu penghasilan yang selama ini anda dapatkan dari quadrant anda, anda alirkan ke sekotr investasi. Saya kira banyak sekali orang-orang yang membutuhkan modal untuk membangun usaha.

READ  ♥ Bisnis Online dan Tutorial FB Ads 2018 (Lengkap)

Tetapi, saran saya jangan sampai investasi anda dialirkan kepada mereka para pebisnis pemula. Sebab mereka belum memiliki banyak pengalaman sehingga dimungkinkan usaha mereka akan gagal. Pahami betul orang yang akan mengelola uang anda, pastikan bahwa mereka memiliki pengalaman dan track record yang baik dalam dunia usaha.

Jika anda sudah menemukan dua kategoritu, anda tak perlu ragu untuk menginvestasikan uang anda. Jika tidak berani, anda juga bisa menginvestasikan ke bentuk lain semisal emas. Sebab, harga emas akan selalu naik dari masa ke masa. Tetapi sektor ini tidak memiliki banyak manfaat untuk orang lain. Sebab tidak ada orang yang dapat anda pekerjakan.

Bisnis Online untuk Kebebasan Finansial

cara bisnis online bagi pemula
bisnis online

Menurut penelitian, seseorang akan menjadi ahli jika melakukan latihan langsung selama 10.000 jam. Itu artinya butuh 10 tahun kurang lebih agar anda bisa mahir dengan dunia yang sedang anda geluti. Itu berarti, insting bisnis dan investasi anda akan terasah jika anda pernah berlatih selama itu. Dengan demikian, bila sekali dua kali saat ini anda gagal, anda jangan putus asa.

Teruslah mencoba, bangkit dan berjuang. Saya yakin suatu saat anda bisa sukses. Ingat, sukses adalah suka proses. Pun dengan bisnis yang mungkin jatuh bangunnya anda alami, jika anda sukai dan bersabar, suatu saat anda akan berhasil. Nah setelah itu, baru anda perbanyak investasi agar cashflow anda berada pada suatu titik dimana anda tak perlu bekerja lagi selama hidup anda. Disitulah kebebasan finansial anda alami.

Baca Juga Artikel Terkait:

99- Cara Berbisnis yang Baik dan Menguntungkan [Ampuh]

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This div height required for enabling the sticky sidebar