Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Berbuat Baik Tak Pernah Menyesal

Agar dapat mengunjungi situs ini, harap matikan fitur Adblock saudara, ya!

img

Cara Menuju Wisata Baduy Banten I Naik Bus I Naik Kereta

/
/
1872 Views

Pandeglang, daerah ini memiliki suasana yang indah, cuaca yang sejuk, pemandangan yang kaya dengan pegunungan serta masyarakat yang dikenal cukup ramah. Tak ayal, jika kota ini mengusung slogan Pandeglang Berkah yang tak lain kependekan dari Pandeglang Bersih, Elok dan Ramah. Jika kita berjalan dari alun-alun Pandeglang menuju Rangkas Bitung dan seterusnya, kita akan berjumpa dengan sebuah suku adat yang sangat unik, namanya Baduy.

Suku Baduy yang berada di Kampung Baduy merupakan destinasi wisata yang sangat menarik bagi siapa pun. Bayangkan saja, zaman now yang serba canggih dan instan, ternyata masih ada suatu daerah yang sama sekali anti dengan segala hal yang datang dari luar. Bukan saja teknologi, mereka juga anti terhadap perkakas dari luar bahkan alat-alat mandi sekalipun.

Di samping itu, Baduy juga memiliki adat istiadat yang sangat dipegang teguh. Gaya hidup yang alami, corak bangunan yang ekslusif dan sebagainya membuat siapa pun geregetan ingin berwisata ke kampung ini. Lebih penasaran lagi, bagi wisatawan yang berkunjung ke Baduy terutama Baduy Dalam, dilarang mengambil poto selama di Baduy. Nah, penasaran kan?

destinasi wisata baduy
perkampungan baduy

Info Wisata Lengkap Klik DI SINI

A. Letak Geografis Kampung Baduy

Kampung Baduy berada di Provinsi Banten. Tepatnya berada di kaki pegunungan Kendeng desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Seperti yang kami sebutkan, baik daerah Baduy yang berada di kaki pegunungan dan begitu juga daerah Pandeglang dan sekitarnya yang berdekatan memiliki banyak pegunungan, maka tak heran jika Kampung Baduy memiliki udara yang bersih nan sejuk.

wisata baduy
jembatan akar di baduy

B. Agama dan Kepercayaan Suku Baduy

Suku Baduy terdiri dari dua varian, yaitu Baduy Luar dan Baduy dalam. Adapun Baduy Luar adalah mereka yang sudah bercampur dengan modernitas, mereka sudah mengenal android, music, dan segala hal yang baru sebagaimana kita mengenalnya. Adapun Baduy Dalam adalah mereka yang sama sekali tidak terjamah dunia modernitas. Hidup mereka sangat alami.

Dalam hal agama dan keyakinan, Baduy luar banyak mengadopsi Agama Islam. Hal ini disebabkan karena banyak para pendakwah yang diutus ke kampung tersebut yang akhirnya mereka memeluk Islam. Adapun Baduy Dalam, agama dan keyakinan mereka sangat berbeda dengan warga pada umumnya. Mereka tidak memeluk agama Islam.

destinasi wisata baduy
kondisi sosial masyarakat baduy

Baduy dalam memiliki kepercayaan/agama tersendiri yang mereka sebut dengan Sunda Wiwitan. Kepercayaan ini merupakan ajaran turun-temurun yang mereka warisi dari nenek moyangnya. Mereka sangat teguh dengan kepercayaan ini. Konsep yang selalu dijadikan pegangan adalah Pikukuh yang berarti keapaadaan sehingga mereka tidak menerima apa pun dari modernitas.

Satu contoh misalnya, sudah menjadi aturan mereka dimana mereka ‘haram’ menggunakan kendaraan dan alas kaki. Maka tak heran jika kemana pun mereka pergi, mereka akan berjalan kaki tanpa menggunakan sandal ataupun sepatu.

Info Wisata Lengkap Klik DI SINI

C. Karakteristik Suku Baduy

destinasi wisata baduy
warna putih pakaian baduy dalam

Seperti disebutkan sebelumnya, Baduy Dalam sangat anti modernitas sementara Baduy Luar sudah lebih maju bahkan mereka sudah mengenal lagu Iwan Fals dan Roma Irama. Itu salah satu ciri yang membedakan mereka. Adapun ciri lain akan kita jumpai pada corak pakaian yang mereka kenakan sehari-hari.

Pada Baduy Luar, mereka mengenakan pakaian berwarna gelap seperti warna hitam. Ini menandakan bahwa Baduy Luar sudah ‘kotor’ alias tidak suci lagi. Sebaliknya, Baduy Dalam mengenakan pakaian serba putih yang melambangkan bahwa mereka masih suci karena memegang teguh adat istiadat atau memegang teguh konsep Pikukuh.

D. Rute Berkunjung Menuju Kampung Baduy

destinasi wisata baduy
stasiun kereta rangkas bitung

Bagi anda yang ingin berkunjung ke kampung Baduy anda bisa melalui beberapa rute. Pertama jika anda dari Jakarta, maka bisa menggunakan dua alternative. Yaitu naik mobil bush atau naik kereta. Anda mau pilih yang mana vrohh?

Jalur 1 via bush, anda bisa naik bush Primajasa atau apa saja dari terminal Kampung Rambutan menuju Terminal Serang atau Terminal Merak Banten. Kemudian anda turun di terimal Serang Banten, lalu naik lagi mobil Bush jurusan Labuan Tarogong. Ingat ya, jurusan Labuan bukan Pelabuhan. Sebab kadang terdengar sama, tetapi berbeda.

Disamping naik bush jurusan Labuan, anda juga bisa naik mobil PS atau mobil yang lebih kecil dari Bush. Tapi saran saya naik Bush saja, ongkosnya tidak terlalu mahal. Kemudian, nanti anda turun di perempatan Kadubanen yang sekarang sudah ada terminalnya. Namanya tentu sama, terminal Kadubanen. Berhenti di sini dan bolehlah istirahat dulu, minum-minum dulu. Hehe

Dari sini, anda bisa naik angkot menuju terminal Mandala. Kita berhenti dahulu di Pembahasan sampai Mandala, silahkan baca jalur II Via Bush.

destinasi wisata baduy
terminal mandala rangkas bitung

Info Wisata Lengkap Klik DI SINI

Jalur via Bush pilihan kedua, kedua anda juga bisa menaiki jalur bush yang langsung dari Kalideres atau Rambutan menuju Mandala. Nah, setelah dari teriminal Mandala, anda harus naik mobil elf menuju Cibologer. Kalau tidak ada, anda bisa naik angkot ke terminal Aweh dulu baru nanti cari mobil yang ke Ciboleger.

Nah, Ciboleger inilah merupakan pintu gerbang menuju Kampung Baduy. Bagi para wisatawan, anda harus mengisi buku tamu terlebih dahulu di Ciboleger. Buku tamu ini dapat anda temui di Lurah. Jadi anda temuin ya lurahnya. Perlu diperhatikan, jika waktu sudah malam, anda bisa istirahat dulu di daerah ini. Bisa singgah di rumah makan Ibu Yati, ya tentu dengan fasilitas alakadarnya ya gan.

Tetapi jika pun anda ingin nekad melanjutkan perjalanan, maka jangan kuatir, sebab orang Baduy akan sukarela membantu menjadi porter. Mereka siap membawakan barang bawaan anda sampai tujuan. Tentu dengan tips, seikhlas anda. Hehe.

Jalur II Via Kereta. Nah, jika anda ingin menggunakan kereta tentu ini lebih ekonomis. Ya bagi para temaja atau mahasiswa yang masih ngandelin BOT alias Beasiswa Orang Tua sebaiknya naik kereta aja vroh. Rutenya juga gampang, tidak perlu transit-transitan. Anda bisa naik di stasiun Tanah Abang menuju Rangkas Bitung. Bisa juga dari Palmerah, atau Pondok Ranji.

destinasi wisata baduy
kereta api menuju rangkas

Nanti anda berhenti di stasiun Rangkas Bitung. Kemudian naik angkot menuju terminal Mandala. Jaraknya deket. Nah, kalau sudah di Mandala, anda tinggal baca lagi rute via bush di atas. Ikutin aja di bagian Rute Mandala sampai akhir ya vroh. Semoga bermanfaat dan sampai tujuan.

Info Wisata Lengkap Klik DI SINI

Kesimpulan Rute biar nggak berbelit-belit

Naik bush :

1. Terminal Rambutan-Serang-Kadubanen-Mandala-Ciboleger
2. Terminal Rambutan/Kalideres-Mandala-Ciboleger (baca lagi penjelasan di atas)

Naik kereta :
1. Stasiun Tanah Abang-Rangkas Bitung-Mandala-Ciboleger

Demikian vroh-vroh semoga panduan berwisata ke Baduy ini bisa digunakan bagi vroh-vroh saat liburan. Jangan lupa untuk selalu mengabadikan moment-monet perjalanan anda. Siapa tahu suatu saat bisa dijadikan tulisan dan kirim ke web kami agar dapat dipublikasikan. Hehe ([email protected])

ARTIKEL POPULER:

10+ Penjelasan Rumah Adat Suku Betawi (Lengkap)

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This div height required for enabling the sticky sidebar